Bupati Indramayu Tiba-tiba Mundur dari Jabatannya, Ada Apa?

Fajarnews, INDRAMAYU- Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai kepala daerah. Pengunduran diri Bupati Indramayu ini menyusul adanya surat masuk yang diterima Badan Musyawarah Daerah (Banmus) DPRD Indramayu.

Keterangan yang berhasil dihimpun fajarnews, Senin (5/11) menyebutkan, surat pengunduran Bupati Indramayu ini dilayangkan pada akhir Oktober lalu. 

Kemudian diterima DPRD Indramayu untuk segera dilakukan pembahasan lebih lanjut. Sedangkan menindaklanjuti surat masuk  tersebut Banmus Indramayu menggelar rapat internal, untuk membahas penjadwalan paripurna DPRD Indramayu perihal mundurnya Bupati Indramayu Anna Sophanah. 

Sementara kabar kemunduran Bupati Indramayu ini disinyalir bahwa bupati ingin fokus mengurusi keluarganya. “Hari Rabu Bupati Indramayu mengajukan mundur,” ungkap Ketua Fraksi Hanura-Nasdem, Ahmad Fathoni.   

Perihal kemunduran Bupati Indramayu pun dibenarkan anggota Banmus DPRD Indramayu, Achmad Mujani Nur terakit adanya surat masuk ke DPRD Kabupaten Indramayu dari Bupati Indramayu. "Isinya mengenai pengunduran diri sebagai bupati, tanggal titimangsa yakni 30 Oktober 2018," kata dia saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Anggota Banmus DPRD Indramayu, yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI-Perjuangan Indramayu, Sirojudin, mengamini perihal kabar mundur orang nomor satu di Kabupaten  Indramayu itu. 

Dimana rencanya paripurna DPRD Indramayu kan dilaksanakan Hari Rabu. “Rencananya Hari Rabu  paripurna penyampaian surat pengunduran diri Bupati Indramayu,” terangnya. 

Dia mengatakan, untuk rapat banmus yang  dilakukan hari ini, sambung Sirojudin, hanya melakukan  penjadwalan paripurna  DPRD Indramayu atas masuknya surat tersebut, sehingga  pengunduran diri Bupati Indramayu, Annah Sophanah dari jabatanya secara resmi akan disampaikan pada paripurna DPRD Indramayu. “Banmus akan melakukan penjadwalan, resminya Hari Rabu,” ucap Sirojudin. 

Meskipun kabar  mundurnya Bupati Indramayu Anna Sophanah diamini Anggota  Banmus DPRD Indramayu,  namun banyak dari anggota yang menjabat di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tidak  mengetahui secara detail mengenai surat tersebut. 

Tak heran, keputusan yang diambil Bupati  Indramayu di periode kedua ia menjabat, menuai tandatanya  besar.  “Alasanya ingin fokus terhadap keluarga,” ungkap Anggota DPRD Indramayu Muh.  Sholihin. 

Disinggung mengenai detailnya surat tersebut, Muh. Sholihin mengatakan, dirinya  tidak mengetahuinya  baik dari nomor surat maupun yang lainya,  karena saat disampaikan  di forum banmus, tidak begitu detail. 

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Indramayu,Taufik Hidayat belum bersedia dimintai keterangan terkait surat pengunduran diri Bupati Indramayu yang masuk ke DPRD Kabupaten Indramayu. (Agus)